Struktur ini dapat ditemukan pada peta Belanda yang berjudul “ Sleman : herzien door den Topografischen Dienst in 1933”. Struktur ini digambarkan dengan simbol bentuk tapal kuda merah tepat pada perpotongan dua empat garis lorek hitam(rel kereta api) dengan satu garis lorek hitam(rel lori) di wilayah Medari. Dahulu struktur ini merupakan sebuah terowongan untuk lori dan jembatan untuk kereta api di bagian atasnya. Namun semenjak putus dan matinya jalur kereta api Yogyakarta-Magelang, bukit bagian utara dan selatan yang disatukan oleh struktur ini semakin terkikis dan akhirnya dikikis habis untuk digunakan sebagai jalan tepi melewati terowongan bagi kendaraan yang terlalu tinggi untuk lewat terowongan.
Struktur ini masih bertahan dengan kokoh. Bagian atasnya ditumbuhi oleh tumbuhan rambat dan pepohonan perdu. Bagian dindingnya banyak mengalami vandalisme. Pada sisi sebelah utara dan selatan (bekas bukit) telah tumbuh pohon pohon perdu
