1. Upacara Perkawinan/Permikahan
Rangkaian acara yang dilakukan pada prosesi pernikahan seperti siraman,midodareni, pasrah tampi dst. Masih dilaksanakan oleh masyarakat Caturharjo.
2. Upacara Kenduri Ngupati
Upacara ini dilakukan saat wanita mengandung 4 bulan, merupakan bentuk rasa syukur.
3. Upacara Kenduri Nglimani
Dilaksanakan pada usia kehamilan 5 bulan.
4. Upacara Tingkepan (Mitoni )
Dilaksanakan pada usia kehamilan 7 bulan.
5. Brokohan
Kegiatan ini masih dilakukan oleh masyarakat Caturharjo, dilakukan dengan maksud ungkapan rasa syukur atas
kelahiran bayi yang 9 bulan sudah dikandung.
6. Upacara Mendhem Ari-ari
Merawat ari-ari bayi yang baru lahir, biasanya sang ayah atau kakek dari bayi tersebut yang melakunya, ari-ari dimasukan kedalam kendil dan dikubur di depan samping kanan untuk anak laki-laki dan kiri untuk anak perempuan, biasanya diberikan tutup dan penerangan seperti lampu.
7. Upacara Kenduri Sepasaran
Ungkapan rasa syukur karena bayi sudah lahir dengan selamat dan mulai memberi nama bagi si bayi.
8. Upacara Kenduri Puputan
Kenduri ini diadakan ketika bayi sudah putus tali pusarnya, orang tua dari si bayi biasanya.
9. Upacara Kenduri Selapanan
Kenduri yang diadakan ketika bayi sudah berumur 35 hari.
10. Upacara Kenduri Tedhak Siten
Upacara yang dilakukan ketika anak akan mulai berjalan.
11. Upacara Wetonan
Upacara ini ada untuk memperingati hari lahir, biasanya orang tua membuat bancakan dan di bagikan ketetangga
sekitar dengan harapan agar anak selalu di berikan perlindungan dari Sang Pencipta.
12. Upacara Supitan
Acara ini biasannya dapat diadakan dengan prosesi yang mewah dan sederhana, dan anak sudah memasuki masa
baliq.
13. Upacara Layatan
Mengantarkan jenazah menuju peristirahatan terakhir.
14. Upacara Pagruktiloyo
Memandikan jenazah atau nyuceni dalam Bahasa jawa.
15. Kenduri Surtanah
Kegiatan ini dilakukan ketika akan mengali kubur, memohon agar dimudakan dalam proses pengalian makam.
16. Upacara Kenduri Selamatan (Tahlilan) 7 Hari
Tahlilan atau doa bersama untuk orang yang sudah tiada.
17. Upacara Kenduri Selamatan (Tahlilan) 40 Hari
Tahlilan atau doa bersama untuk orang yang sudah tiada.
18. Upacara Kenduri Selamatan (Tahlilan) 100 Hari
Tahlilan atau doa bersama untuk orang yang sudah tiada.
19. Upacara Kenduri Selamatan (Tahlilan) satu Tahun
Tahlilan atau doa bersama untuk orang yang sudah tiada.
20 Upacara Kenduri Selamatan (Tahlilan) 2 Tahun
Tahlilan atau doa bersama untuk orang yang sudah tiada.
21. Upacara Kenduri Selamatan (Tahlilan) 1000 Hari
Tahlilan atau doa bersama untuk orang yang sudah tiada 1000 harinya.
22. Tedak Siten
Upacara adat yang dilakukan ketika seorang bayi berusia sekitar 7 atau 8 bulan saat dia mulai belajar berjalan untuk
menandai pertama kalinya menginjakkan tanah. sebagai wujud rasa syukur dan harapan orang tua agar anaknya kelak tumbuh menjadi pribadi yang kuat, mandiri dan mampu menghadapi tantangan hidup.
23. Midodareni
Merupakan rangkaian adat dalam acara pernikahan yang dilakukan pada malam sebelum akad nikah. Tujuannya untuk memohon keselamatan dan mempersiapkan calon pengantin wanita secara fisik, mental dan spiritual
sebelum menghadapi pernikahan.
